MANADO | BITUNGPOS.COM - Enam calon pekerja migran Indonesia (CPMI) asal Sulawesi Utara berhasil diselamatkan setelah keberangkatan mereka ke Myanmar melalui rute Manado–Jakarta digagalkan di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Minggu (26/7/2026).
Upaya tersebut merupakan hasil sinergi Polsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi, BP3MI Sulut, Aviation Security (Avsec), dan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Satu CPMI diamankan di area boarding gate, sedangkan lima lainnya diturunkan dari dalam pesawat sebelum lepas landas.
Pengungkapan kasus berawal dari informasi yang diterima Banit Reskrim Polsek Kawasan Bandara Bripka Antonius Sangkay terkait dugaan keberangkatan CPMI secara nonprosedural.
Hasil pemeriksaan awal menemukan komunikasi melalui aplikasi Telegram yang diduga berkaitan dengan perekrutan. Keenam CPMI diduga dijanjikan bekerja sebagai admin judi online di Myanmar dengan seluruh biaya perjalanan dan akomodasi ditanggung perekrut.
Seluruh CPMI kini diserahkan ke Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Sulawesi Utara untuk menjalani pemeriksaan serta pengembangan penyelidikan terhadap jaringan perekrut.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri melalui media sosial atau aplikasi pesan instan serta memastikan seluruh proses penempatan dilakukan melalui jalur resmi guna menghindari risiko menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sof
