Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
Memuat berita...
Iklan

Ketua LPM Kecamatan Girian Dukung Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Kompos

 

BITUNG | BITUNGPOS - Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Girian sekaligus Ketua LP-KPK Kota Bitung, Welfrits Jacobus, S.Sos., menghadiri kegiatan pelatihan pembuatan kompos berbahan baku sampah rumah tangga yang digelar di Kelurahan Wangurer, Kecamatan Girian, Kota Bitung.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar-Sondakh, S.E., dan terlaksana melalui kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat.

Peserta pelatihan terdiri atas Tim Penggerak PKK dari tiga kelurahan, yakni Kelurahan Girian Permai, Kelurahan Girian Bawah, dan Kelurahan Wangurer selaku tuan rumah. Kegiatan ini juga diikuti oleh masyarakat serta para lurah di wilayah Kecamatan Girian, termasuk Lurah Girian Weru Satu.


Keadiran Welfrits Jacobus merupakan bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Bitung, khususnya program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung dalam bidang pengelolaan lingkungan dan pengurangan sampah rumah tangga.

Dalam keterangannya, Welfrits Jacobus menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap program pemerintah yang dilaksanakan hingga ke tingkat kelurahan agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kami siap mengawal setiap program yang diturunkan ke kelurahan. Jika program ini dilaksanakan secara konsisten dan mendapat dukungan dari masyarakat, tentu akan memberikan dampak positif, baik bagi lingkungan maupun bagi kemajuan Kota Bitung," ujar Welfrits.

Ia berharap pelatihan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong masyarakat untuk menerapkan pengelolaan sampah organik secara mandiri sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif.

Naskah di atas telah disusun dengan gaya bahasa jurnalistik yang lebih natural, mengalir, menggunakan ejaan baku, serta siap untuk dipublikasikan sebagai berita.  RED

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan