MANADO | BITUNGPOS - Polda Sulawesi Utara melalui Satuan Brimob menindaklanjuti dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan personelnya berinisial CS terhadap penjaga warung berinisial S di Kecamatan Wanea, Kota Manado, setelah perselisihan pada Selasa (18/8/2026) malam.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, peristiwa tersebut telah ditangani dan diproses oleh Satbrimob Polda Sulut. Penanganan dilakukan menyusul adanya dugaan tindakan kekerasan terhadap penjaga warung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, persoalan bermula dari perselisihan antara orang tua CS dengan penjaga warung terkait pembayaran pembelian rokok. Perselisihan tersebut kemudian berkembang menjadi adu mulut.
Dalam situasi tersebut, penjaga warung disebut meminta orang tua CS memanggil anaknya. Orang tua CS kemudian menghubungi CS dan meminta yang bersangkutan datang ke lokasi. CS selanjutnya datang ke warung bersama dua rekannya.
Setibanya di lokasi, kembali terjadi adu mulut antara CS dan penjaga warung hingga situasi memanas. Dalam kejadian tersebut, CS diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap penjaga warung.
Pasca kejadian, persoalan ditindaklanjuti melalui proses mediasi yang melibatkan keluarga kedua belah pihak, perangkat lingkungan setempat serta anggota kepolisian. Mediasi kembali dilaksanakan pada Minggu (23/8/2026) di kediaman korban di Kelurahan Teling Tingkulu Lingkungan I, Kecamatan Wanea.
Mediasi berlangsung sekitar pukul 10.00 hingga 15.00 WITA dan dihadiri Bintara Provos Satbrimobda, terduga pelanggar, orang tua terduga pelanggar, serta korban bersama kedua orang tuanya. Kedua keluarga sepakat berdamai tanpa syarat, tanpa intimidasi dan tanpa pungutan biaya, serta menuangkan kesepakatan dalam surat pernyataan bersama.
Kabid Humas Polda Sulut menegaskan bahwa proses internal terhadap personel Brimob tersebut tetap berjalan sebagai bentuk penegakan disiplin di lingkungan Polri. Sementara itu, keluarga korban menyampaikan tidak mengetahui dan tidak terlibat dalam pemberitaan yang beredar atau viral di media sosial terkait peristiwa tersebut. {SM}
