TALAUD | BITUNGPOS – Polsek Lirung memantau harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif speedboat rute Lirung–Melonguane di wilayah hukumnya, Kabupaten Kepulauan Talaud, Senin (7/9/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Lirung IPTU George P. Nender, S.H. itu dimulai pukul 09.00 WITA dan berakhir sekitar pukul 14.00 WITA
.
Hasil pemantauan mencatat harga Pertalite Rp13.000 per liter, minyak tanah Rp6.000 per liter, dan Bio Solar Rp10.000 per liter. Sementara tarif speedboat sempat naik menjadi Rp50.000 per penumpang.
Kenaikan tarif tersebut disebut penyedia jasa dipengaruhi tingginya harga minyak tanah yang mencapai Rp8.000 per liter.
Kapolsek Lirung IPTU George P. Nender mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan agen APMS di Lirung untuk menormalkan tarif speedboat.
“Tarif speedboat bisa kembali normal menjadi Rp30.000 mulai Selasa, 8 September 2026. Kami juga memastikan pasokan minyak tanah HET untuk operasional speedboat tetap tersedia di pangkalan,” ujar George.Personel Polsek Lirung juga mengimbau masyarakat tidak menimbun BBM atau menjualnya melebihi harga eceran tertinggi (HET). Kegiatan monitoring berlangsung aman dan terkendali. (SM)


